Credit Union, Lebih Dari Sekedar Koperasi

Saya tergabung dengan 3 koperasi sekaligus, dan dari semuanya itu ada satu yang unik. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman berkoperasi di Credit Union.

Jikalau Anda belum mengenal apa itu Credit Union dan bahkan baru mengetahuinya saat ini, maka bisa saya tebak : Anda mungkin berpikiran ini adalah lembaga tukang kredit.

Tidak sepenuhnya salah karena CU ketika hadir di Indonesia akan memakai nama kopdit alias koperasi kredit.

Namun ada hal yang ingin saya garis bawahi : sudah tahukah Anda arti kata credit/kredit?

Kredit atau credit berasal dari kata credere yang artinya adalah 'kepercayaan'. Jadi CU alias credit union merupakan kumpulan atau perhimpunan orang yang saling percaya. 

Anda bisa mencari tahu lebih lanjut perihal falsafah CU namun saya akan berbagi sedikit perihal sejarah CU demi meluruskan anggapan arti sebenarnya dari koperasi kredit.


Pada suatu masa terjadi paceklik hebat yang membuat warga miskin menderita. Tuan Friedrich Raiffeisen yang pada saat itu jadi walikota akhirnya memiliki ide. Ia mengumpulkan para orang kaya dan meminta mereka membuat semacam dana patungan untuk warga.

Ia membagikan bantuan itu pada orang miskin. Tapi apa dinyana, banyak orang yang tidak bijak dalam mengelola bantuan itu. Alhasil mereka miskin terus.

Tuan Raiffeisen akhirnya membuat suatu skema dan terus memperbaharui skema ini hingga lahirlah apa yang sekarang bernama Credit Union.

Credit Union berlandaskan pada kerja keras dan saling percaya antar anggota. Tuan Raiffeisen berpendapat hanya orang miskin yang bisa menolong dirinya sendiri.

Tidak mudah jadi anggota CU. Seseorang harus mengikuti masa pendidikan calon anggota dan harus ada seorang anggota lain yang siap memastikan bahwa yang bersangkutan memang layak dipercaya.

Kegiatan CU antara lain adalah saling menabjng dan memberikan tabungan itu untuk dikelola anggota yang membutuhkan. 

Pada akhirnya anggota tersebut akan memutar dana yang ada dan dikembalikan lagi untuk digunakan oleh anggota yang lain. 

Banyak orang mengganggap skema ini tidak akan berkembang dan skeptis. Kalau Anda menganggap hal yang sama, mungkin Anda berbakat jadi kapitalis. Canda kapitalis.

Sebenarnya CU sebagai sebuah organisasi keuangan adalah saingan berat bagi bank. Bahkan ada CU yang sudah melampaui bank. Bahkan mendirikan bank.

Memang tujuan CU bukan cuma bisnis, tapi kesejahteraan anggota. Jadi kesuksesan itu tercapai jika anggotanya sukses dan terbebas dari kemiskinan. 

Bandingkan dengan umpama bank. Saya akan susun beberapa hal positif yang ada di CU dan sulit ditemukan di bank :

  1. Anggota adalah pemilik perhimpunan / organisasi. Sedang di bank, nasabah adalah sumber pemasukan semata. Kecuali Anda beli saham.
  2. Anggota bisa berpeluang jadi pengurus / member of board karena pengurus dipilih oleh anggota. Di bank? Sampai kiamat nasabah tidak akan jadi anggota direksi/komisaris. Kecuali itu bank Anda.
  3. Rasa kekeluargaan antara anggota-pengurus-managemen sangat erat. 
  4. Ada Rapat Anggota Tahunan dimana anggota bisa melihat sejauh mana progres dari organisasi sekaligus menentukan pola kebijakan dan RAPB. 
  5. Ada pembagian SHU alias Sisa Hasil Usaha. Tentu di perusaahaan perbankan manapun, hal ini tidak ada. Mungkin sebagai pegawai Anda digaji tetapi keuntungan tetap mengalir ke pemilik korporat.
Tidak terasa sudah enam tahun lebih saya ber-CU, khususnya di CU Marganing Berkah. Meski belum sebesar CU lain yang dana kapitalnya puluhan milyar dengan anggota ribuan, tetapi Marganing Berkah sudah seperti keluarga.

Akhirnya tahun lalu, saya terpilih sebagai salah satu pengurus dengan jabatan sekertaris. Tentu ini kesempatan yang baik untuk diri saya mengembangkan diri dan memajukan organisasi.

Ketika pandemi Covid 19 datang, akhirnya kami serius menggarap lini online.

Satua hari yang lalu saya sudah mengalihkan alamat domain website organisasi menjadi lebih profesional. Kini CU Marganing Berkah bisa ditemukan di marganingberkah.com, sebuah hal kecil dari saya untuk organisasi.

Ada banyak rencana untuk memajukan organisasi terlebih CUMB sudah memberi kesempatan pada saya, baik itu dengan mengirim saya ke berbagai pelatihan dengan pembicara level nasional hingga internasional dan memberikan kepercayaan yang tinggi.

Meski demikian saya sudah belajar banyak hal. Terkadang hidup bukan sprint, melainkan marathon. Semua ada waktunya. Lebih baik sedikit pencapaian tetapi nyata daripada gembar gembor namun minim aksi.

Pagi tadi, tepat saat dunia merayakan Valentin, Marganing Berkah menyelenggarakan RAT ke IV paska memiliki badan hukum. 

Meski secara umum kondisi finansial organisasi mengalami penurunan (karena pandemi), namun CUMB masih mampu memberikan  SHU pada anggota.

Semoga organisasi Credit Union Marganing Berkah dapat terus hidup dan berjuang mengaplikasikan mimpi Tuan Raiffesen untuk masyarakat. 

Jika Anda tertarik silahkan hubungi saya untuk mengenal lebih jauh apa itu Credit Union. Siapa tahu Anda juga sepemikiran dengan kami. 

Komentar

  1. Mantap brader,terus memberikan yang terbaik bagi sesama melalui karya,dedikasi dan pelayanan di CU Marganing Berkah.Jangan berhenti tuk melayani sesama dengan sebaik baiknya.Karena melayani mereka adalah bagian dari melayani Tuhan.Salam kasih brader,Gbu

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan berkomentar. Semua komentar yang berbau SARA, kampanye politik, atau mengandung link aktif akan langsung dihapus ya.

Bacaan Menarik

Akibat Menabukan Seks, Bacaan Renyah Di Kala Senggang

Quora, Situs Tanya Jawab Terbaik Tempat Mencari Inspirasi Menulis

Menjadi Penulis Online di Era Digital, Sebuah Fatamorgana Memilukan