Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Boneka Hantu (Bagian 3)

Seperti diduga, cukup sulit mengajak Yoon Ah keluar. Dari matanya tersirat rasa malas yang luar biasa. Namun aku tak patah semangat. Hingga akhirnya aku katakan jika dahulu dirinya suka sekali ke kota untuk mengjungi museum kebudayaan, bermain di wahana permainan serta duduk sambil memandangi danau buatan di depan gedung gubernur. 

Akhirnya Yoon Ah mau. Setelah sampai kota, kamipun menginap. Yoon Ah kaget karena dikiranya kami hanya jalan-jalan sehari saja.

Ternyata malam itu Yoon Ah tampak biasa saja. Ia seperti Yoon Ah yang dulu cerewet, ramah dan suka melakukan hal konyol. Aku bahagia sekaligus heran.

"Kau tampak berbeda, Yoon Ah."

"Apa maksudmu, bukankah aku memang seperti ini sebelumnya?"

Ucapan Yoon Ah membuatku takut. Lalu aku katakan bahwa kami tidak akan pulang ke apartemen. Aku mengajaknya mengunjungi rumah keluargaku di desa. Yoon Ah ternyata senang sekali.

cerbung Boneka Hantu (Bagian 3)
cerbung Boneka Hantu (Bagian 3)

Perjalanan dari kota ke desa tempat keluargaku tinggal cukup melelahkan. Dengan naik kereta, dibutuhkan waktu satu hari satu malam.

Sesampai di rumah, ayah, paman, bibi dan ketiga adikku menyambut kami. Tidak ketinggalan Nenek Sisil dan para keponakanku. Kami menghabiskan waktu selama tiga hari di sana. Yoon Ah seperti kembali ke dirinya yang sebelumnya. Semau keluarga besarku terpana melihat kecantikan dan keceriaannya.

"Ayah rasa temanmu baik-baik saja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan."

"Itulah yang membuatku khawatir. Sejak keluar dari apartemen, dia serasa kembali seperti dia yang dulu."

"Berarti sumber permasalahannya ada di apartemen kalian."

Seketika tubuhku menggigil. Ucapan ayah mengingatkanku sesuatu. Apakah benar bahwa jangan-jangan sebenarnya sumber masalah selama ini adalah di apartemen kami?

Yoon Ah menolak untuk kembali. Dia ingin tinggal lebih lama di desa. Tetapi kami harus segera pulang. Bukan karena aku sudah bosan di desa, tetapi ada sesuatu yang jauh lebih penting. Tuan Joo mati mendadak. 

Cerita Sebelumnya | Cerita Selanjutnya 

Posting Komentar untuk "Boneka Hantu (Bagian 3)"