Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Topeng Babi : Sampah (Bab 1)

Gambar
Topeng Babi, Bab 1 Bastian tertunduk lesu. Surat pemecatan itu masih ada di tangan kirinya, diapit oleh jempol dan telunjuk yang lunglai. Lemas. Tak berdaya. Beberapa menit yang lalu ia berniat merobek-robeknya, lalu melemparkan robekan itu ke muka Toni, HRD yang menyerahkan surat itu kepadanya. Tetapi ia urungkan.  Ia tahu, Toni tidak akan melakukan hal itu jika tidak ada tekanan dari atas. Ada orang yang memang ingin menyingkirkannya. Ia tahu siapa orang tahu. Karena itulah ia makin kecewa.  Bastian layak kecewa. Ia pantas untuk marah.  Sudah hampir dua puluh tahun ia habiskan hidupnya untuk perusahaan yang kini menendangnya. Ada rasa marah. Ada rasa kecewa. Ada rasa tidak terima. Bastian kalut. Di otaknya kini berkecamuk berbagai hal. Aneka masalah berkelindan, saling bergulung-gulung menggulung dirinya. Dirinya tidak terima diperlakukan seperti ini. Dirinya marah telah diperlakukan layaknya sampah.  Sebatang samsu ia sedot, lalu hembuskan. Usianya memang masih 38, tetapi itu usia